Ada penyakit hati didalam diri orang-orang munafik
dan penyakitnya akan terus ditambah oleh Allah.
Orang Munafik itu suka mengolok-olok orang beriman kepada Allah,
mereka menganggap orang-orang beriman itu bodoh tidak tau tentang dunia,padahal sebenarnya merekalah yg bodoh.
KEBENARAN dianggap KEKELIRUAN dan
KEKELIRUAN dianggap KEBENARAN.
Dia telah membeli kekeliruan,hartanya pun tak ada gunanya,Hidupnya didalam kesesatan dia akan terombang-ambing tidak tenang.
Minggu, 24 Agustus 2014
Usaha yang sejati
(QS.an-najm 39-42)
bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya.Dan bahwasanya usahanya itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya).Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna.
jadi usaha apa yang bisa memberikan balasan yang SEMPURNA (sejati)???
Apakah didunia ini ada balasan yang SEMPURNA (sejati)????
ketahuilah dunia ini tidak SEMPURNA....dibandingkan dengan Akhirat
usaha dunia adalah usaha untuk mendapatkan dunia,dan dunia ini pasti hilang tidak abadi dan balasanya hanya sesaat,apa yang kau dapat pasti akan ikut hilang....
usaha yang sejati adalah usaha mencari ridha Allah ta'ala,mengerjakan Amal dan mencari pahala,semua itu bersifat Abadi.....itulah usaha akhirat
dan mendapatkan balasan yang SEMPURNA....
bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya.Dan bahwasanya usahanya itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya).Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna.
jadi usaha apa yang bisa memberikan balasan yang SEMPURNA (sejati)???
Apakah didunia ini ada balasan yang SEMPURNA (sejati)????
ketahuilah dunia ini tidak SEMPURNA....dibandingkan dengan Akhirat
usaha dunia adalah usaha untuk mendapatkan dunia,dan dunia ini pasti hilang tidak abadi dan balasanya hanya sesaat,apa yang kau dapat pasti akan ikut hilang....
usaha yang sejati adalah usaha mencari ridha Allah ta'ala,mengerjakan Amal dan mencari pahala,semua itu bersifat Abadi.....itulah usaha akhirat
dan mendapatkan balasan yang SEMPURNA....
Minggu, 17 Agustus 2014
PEDOMAN dan PEGANGAN HIDUP
Pancaindra tidak dapat dipakai sebagai
pedoman hidup,dia merupakan
barang pinjaman akan menjadi tanah
dan membusuk, hancur lebur bersifat
najis.
Demikian pula budi, pikiran, angan-
angan dan kesadaran, berasal dari
pancaindera, tidak dapat dipakai
sebagai pegangan hidup.
Akal dapat menjadi gila, sedih,
bingung, lupa dan bohong,Akal itu pula
yg siang malam mengajak dengki,
bahkan merusak kebahagiaan org lain.
pancaindera maupun perangkat akal
tidak dapat dijadikan pegangan dan
pedoman hidup. Sebab semua itu
bersifat baru, bukan azali.
Satu-satunya yang bisa dijadikan
gondhelan dan gandhulan hanyalah
Zat Wajibul Maulana, Zat Yang Maha
Melindungi.
Pancaindera adalah pintu nafsu, dan
akal adalah pintu bagi ego. Semuanya
harus ditundukkan di bawah Zat Yang
Wajib Memimpin.
Karna itu Dialah yg menunjukkan
semua budi baik.Jadi pencaindera
harus dibimbing oleh budi dan budi
dipimpin oleh Sang Penguasa Budi/Yg
Maha Budi........
Langganan:
Postingan (Atom)